Blogroll

Pages

Jumat, 19 Oktober 2012

komponen-komponen belajar mengajar


Komponen- Komponen belajar mengajar
 Sebagai suatu sistem tentu saja kegiatan  belajar mengajar mengandung sejumlah komponen yang meliputi tujuan,bahan pelajaran,kegiatan belajar mengajar,metode,alat dan sumber,serta evaluasi.penjelasan dari setiap komponen tersebut adalah sebagai berikut:
1.     Tujuan
Tujuan adalahsuatu cita-cita yang ingin dicapai dari pelaksanaan suatu kegiatan.Tidak ada suatu kegiatan yang diprogramkan tanpa tujuan,karena hal itu adalah suatu hal yang tidak memiliki kepastian dalam menentukan kearah mana kegiatan itu akan diawa.Dalam hal  kegiatan belajar mengajar,tujuan adalah suatu cita2 yang dicapai dalam kegiatannya.kegiatan  belajar mengajar tidak bisa dibawa sesuka hati,kecuali untuk mencapai  tujuan yang telah ditetapkan.Tujuan dalam pendidikan  dan pengajaran adalah cita2 yang bernilai normatif.Dengan kata lain,dalam tujuan  terdapat sejumlah nilai yang harus ditanamkan kepada anak  didik.Nilai-nilai tersebut nantinya akan mewarnai cara anak didik bersikap  dan berbuat dalam lingkungan sosialnya,maupun diluar sekolah.
                                                                                    
2.     Bahan pelajaran
Bahan pelajaran adalah substansi yang akan disampaikan dalam proses belajar mengajar.Tanpa bahan pelajaran proses belajar mengajar tidak akan  berjalan.karena itu,guru yang akan mengajar pasti memiliki dan menguasai bahan pelajaran  yang akan disampaikannya pada anak didik.Bahan adalah salaah satu sumber belajar bagi anak didik.Bahan yang disebut sebagai sumber belajar(pengajaran) ini adalah sesuatu yang membawa pesan untuk tujuan  pengajaran.(Sudirman,N.K.,1991;203).Bahan pelajaran menurut Dr.Suharsimi Arikunto(1990) merupakan unsur inti yang ada didalam kegiatan belajar mengajar,karena memang bahan pelajaran itulah yang diupayakan untuk dikuasai oleh anak didik.

3.     Kegiatan belajar mengajar
Kegiatan belajar mengajar adalah inti kegiatan dalam pendidikan.segala sesuatu yang telah diprogramkan akan dilaksanakan  dalam proses belajar mengajar.Dalam kegiatan belajar mengajar akan melibatkan semua komponen pengajaran,kegiatan belajar akan menentukan sejauh mana tujuan yang telah ditetapkan dapat dicapai.Dalam kegiatan belajar mengajar,gu u dan anak didik terlibat  sebuah interaksi dengan bahan pelajaran sebagai mediumnya.dalam interaksi itu anak didik yang lebih aktif bukan guru.Guru hanya berperan sebagai motivator dan fasilitator.inilah sistem pengajaran yang dikehendaki dalam pengajaran dengan pendekatan CBSA(Cara Belajar Siswa Aktif).
                                                                                     

4.     Metode
Metode adalah suatu cara yang dipergunakan untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan.Dalam kegiatan   mengajar,metode diperlukan oleh guru dan penggunaannya bervariasi sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai setelah pelajaran berakhir.seorang guru tidak akan dapat melaksanakan tugasnya bila dia tidak menguasai satupun metode mengajar yang dirumuskan dan dikemukakan para ahli psikologi dan pendidikan. Oleh karena itu,pemilihan dan penggunaan metode bervariasi tidak selamanya menguntungkan bila guru mengabaikan faktor-faktor yanng mempengaruhi pengunaannya.Prof.Dr.Winarno Surakhmad,M.Sc.Ed mengumukakan 5 macam faktor yang mempengaruhi penggunaan metode mengajar yaitu:
a.     Tujuan yang berbagai jenis dan fungsinya.
b.     Anak didik yang berbagai bagai tingkat kematangan.
c.      Situasi yang berbagai bagai keadaannya.
d.     Fasilitas yang berbagai bagai kualitas dan  kuantitasnya.
e.     Pribadi guru serta kemampuan  profesionalnya yang berbeda-beda.
                                                                                                                      
5.     Alat
Alat adlah segala sesuatu yang dapat digunakan dalam rangka  tujuan pengajaran.Sebagai segala sesuatu yang dapat digunakan dalam mencapai tujuan pengajaran,alat mempunyai fungsi,yaitu alat sebagai perlengkapan,alat sebagai pembantu  mempermudah usaha mencapai tujuan dan alat  sebagai tujuan(Dr.Ahmad D.Marimba 1989:51).Alat dapat dibagi dalam dua macam yaitu alat dan alat bantu pelajaran.Yang dimaksud  dengan alat adalah berupa suruhan,perintah,larangan,dan sebagainya.Sedangkan alat bantu adalah pengajaran yang berupa globe,papan tulis,batu tulis,batu kapur,gambar,diagram,slide,video,dan sebagainya.ahli lain membagi alat pendidikan dan pengajaran menjadi alat material dan nonmaterial.Sebagai alat bantu dalam pendidikan dan pengajaran alat material yang mempunyai sifat  yaitu:
a.     Kemampuan untuk meningkatkan persepsi.
b.     Kemampuan untuk meningkatkan pengertian.
c.      Kemampuan untuk  meningkatkan transper(pengalihan)belajar.
d.     Kemampuan untuk memberikan penguatan(reinforcement) atau pengetahuan hasil yang dicapai.
e.     Kemampuan untuk meningkatkan  retensi(ingatan).

6.     Sumber pelajaran
Yang dimakasud dengan sumber-sumber bahan dan belajar adalah sesuatu yang dapat dipergunakan sebagai tempat dimana bahan pengajaran terdapat atau asal untuk belajar seseorang(Drs.Udin Saripudin Winataputra,M.A dan Drs.Rustam Ardiwinata,1991:165).dengan demikian,sumber belajar itu merupakan bahan/materi untuk menambah ilmu pengetahuan yang mengandung hal-hal baru bagi si pelajar.sebab pada hakikatnya belajar adalah untuk mendapatkan hal-hal baru.Sumber-sumber belajar pada umumnya banyak sekali terdapat dimana-mana:disekolah,dihalaman,dipusat kota,dipedesaan,dan sebagainya.Ny.Dr.Roestiyah,N.K(1989:53) mengatakan bahwa sumber-sumber belajar itu adalah:
a.     Manusia
b.     Buku atau perpustakaan
c.      Mass media(majalah,surat kabar,radio)
d.     Dalam lingukungan
e.     Alat pengajaran
f.       Museum(tempat penyimpanan barang-barang kuno)

Drs. Sudirman N,dkk(1991:203) mengemukakan macam –macam sumber belajar yaitu:manusia,bahan,lingkungan,alat dan perlengkapan,aktivitas. Sedangkan Drs,Udin Saripudin Winataputra,M.A. dan Drs.  Ardiwinata berpendapat bahwa ada sekurang kurangnya ada 5 macam sumber belajar yaitu: manusia, buku,media massa,alam lingkungan.

7.     Evaluasi
Istilah dari evaluasi berasal dari bahasa inggris yaitu evaluation.Evaluasi adalah suatu tindakan atau suatu proses untuk menentukan nilai dari sesuatu.evaluasi dapat diartikan pula sebagai tindakan atau suatu untuk menentukan nilai sebagai sesuatu dalam dunia pendidikan atau segala yang sesuatu yang ada hubungannya dengan dunia pendidikan.
a.     Tujuan umum dari evaluasi adalah:
1.     Mengumpulkan data-data yang membuktikan taraf kemajuan murid dalam mencapai tujuan yang diharapkan.
2.     Memungkinkan pendidik/guru menilai aktivitas/pengalaman yang didapat.
3.     Menilai metode mengajar yang dipergunakan.
b.     Tujuan khusus dari evaluasi adalah:
1.     Merangsang kegiatan siswa.
2.     Menemukan sebab-sebab kemajuan atau kegagalan.
3.     Memberikan bimbingan yang sesuai dengan kebutuhan perkembangan dan bakat  siswa yang bersangkutan.
4.     Memperoleh bahan laporan tentang perkembangan siswa yang diperlukan orang tua dan lembaga.
5.     Untuk memperbaiki mutu penlajaran/cara belajar dan metode mengajar.
Dalam tujuan-tujuan yang dikemukakan tersebut,maka pelaksanaan evaluasi mempunyai manfaat yang sangat besar. manfaat itu bisa ditinjau dari pelaksanaan nya dan ketika akan memprogramkan serta melaksanakan proses belajar mengajar dimasa yang akan datang (11.Muhammad Ali,1992:113).
Dari tujuan  itu juga dapat dipahami bahwa pelaksanaan evaluasi diarahkan kepada evaluasi proses dan evaluasi produk(W.S Winkel,1989:318).Evaluasi  proses dimaksud adalah suatu evaluasiyang diarahkan untuk menilai bagaimana pelaksanaan proses belajar mengajar yang telah mencapai tujuan,apakah dalam proses itu ditemui kendala,dan bagaimana kerja sama setiap komponen pengajaran yang telah diprogramkan dalam suatu pelajaran.Evaluasi produk dimaksud adalah suatu evaluasi yang diarahkan kepada bagaimana hasil belajar yang diarahkan kepada bagaimana hasil belajar  yang telah dilakukan oleh siswa,dan bagaimana penguasaan siswa terhadap bahan/materi pelajaran yang telah guru berikan ketika proses belajar mengajar berlangsung.
Evaluasi mempunyai beberaitupa fungsi yaitu:
a.     Untuk memberikan umpan balik (feed back) kepada guru sebagai dasar untuk memperbaiki proses belajar mengajar srta mengadakan perbaikan program bagi murid.
b.     Untuk memberikan angka yang tepat tentang kemajuan atau hasil belajar dari setiap murid antara lain digunakan dalam rangka pemberian laporan kemajuan belajar murid kepada oranga tua,penentuan kenaikan kelas serta penentuan lulus tidaknya seorang murid.
c.      Untuk menentukan murid didalam situasi belajar mengajar yang tepat sesuai dengan tingkat  kemampuan(dan karakteristik lainnya) yang dimiliki oleh siswa.
d.     Untuk mengenal latar belakang (psikologis,fisik,dan lingkungan) murid yang mengalami kesulitan-kesulitan belajar nantinya dapat dipergunakan sebagai dasar dalam  pemecahan kesulitan-kesulitan belajar yang timbul(Abu Ahmadi dan Widodo Supriyono,1991:189).









                                                  

0 komentar:

Poskan Komentar